Departemen Pendidikan Sekolah Dasar FIP UNY Gelar Kuliah Tamu Bersama Nur Diyanah Binte Anwar, Ph.D. dan Obby Taufik Hidayat, Ph.D. tentang Perbandingan Praktik Pendidikan Karakter di Indonesia dan Singapura

Program Pendidikan Dasar (S3) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (FIP UNY) menyelenggarakan kegiatan guest lecture pada Jumat (24/4) di ruang sidang lantai 3 Gedung Moh. Amin. Kegiatan ini mengangkat tema “A Comparison of Character Education Practices in Indonesia and Singapore” dan diikuti oleh mahasiswa program magister (S2) dan doktoral (S3) Pendidikan Dasar UNY.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Departemen Pendidikan Sekolah Dasar, Dr. Fery Muhamad Firdaus, M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan akademik mahasiswa serta mendorong penerapan praktik pendidikan karakter yang lebih baik di Indonesia.

Guest lecture ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Nur Diyanah Binte Anwar, Ph.D. dari National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura dan Obby Taufik Hidayat, Ph.D. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia.

Dalam pemaparannya, Nur Diyanah Binte Anwar menjelaskan bahwa pendidikan karakter di Singapura diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum nasional dengan penekanan pada nilai kewarganegaraan, tanggung jawab sosial, dan kebiasaan positif sejak dini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik yang tangguh.

Sementara itu, Obby Taufik Hidayat memaparkan bahwa pendidikan karakter di Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya, agama, dan kearifan lokal yang beragam. Ia menegaskan bahwa keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam membangun karakter peserta didik, meskipun masih terdapat tantangan dalam implementasinya di lapangan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif dari para peserta. Mahasiswa S2 dan S3 Pendidikan Dasar UNY mengajukan berbagai pertanyaan serta berdiskusi mengenai perbandingan pendekatan kedua negara dalam mengembangkan pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini, Departemen Pendidikan Sekolah Dasar FIP UNY berharap dapat memperluas wawasan global mahasiswa serta meningkatkan kualitas praktik pendidikan karakter di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan inovasi dalam pendidikan karakter yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.